Cara Mengganti Template Blog

      Hello all, buat pemula blogger pasti ingin mencoba membuat tampilan blog supaya lebih menarik. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara menggati template blog secara simple. Dalam mengganti template blog ada 2 macamnya, pertama dari bawaan blogger, yang kedua dengan cara download lewat internet. Tahap ini akan menjelaskan cara pertama yaitu dari bawaan blogger itu sendiri.

Langsung saja langkah-langkahnya sebagi berikut :
1. Masuk ke Blogger
2. Pilih menu Rancangan ==> Perancang Template


3. Pilihlah template sesuai yang diinginkan, lalu akan muncul preview tampilan template     blog yang baru.
4. Untuk mengatur latar belakang, tata letak, pewarnaa, dll bisa diatur pada menu     sebelah kiri.
5. Jika sudah selesai pengaturannya kemudian klik Terapkan ke blog



Semoga bisa bermanfaat.


Baca Selengkapnya >>>
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara membuat Penomoran Halaman Pada Microsoft Word

    Setelah sekian lama tidak ngeblog, akhirnya saya bisa memulai buat postingan baru. Pada kesempatan kali ini saya ingin memberi sedikit tutorial tentang cara membuat penomoran halaman pada Microsoft Word.

    Dalam membuat sebuah laporan/ makalah/ karya tulis, dll akan dituntut untuk menyusun dengan aturan yang sesuai, salah satunya tentang pengaturan nomor halaman pada masing-masing page yang berbeda. Berikut ini ada beberapa contoh cara mengatur penomoran dalam penulisan makalah. Pada contoh di bawah ada 3 halaman, yaitu : halaman Judul, halaman kata pengantar, dan halaman pendahuluan.


Keterangannya sebagai berikut :
- Halaman judul tidak ada penomoran halaman
- Halaman kata pengantar menggunakan huruf abjad kecil "i"
- Halaman pendahuluan menggunakan angka "1"

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Arahkan kursor pada awal kalimat page 2 (kata pengantar)


2. Pilih menu Page Layout =>> Breaks =>> Next Page


3. Klik Header atau Footer pada halaman tersebut, akan muncul menu tambahan Header     and Footer Tools klik Link to Previous sampai warnanya hilang (untuk menghilangkan     link sebelumnya/ halaman sebelumnya)


4. Masih dalam menu Header and Footer Tools ,pilih Page Number =>> Format Page
    Numbers



5. Ada kotak dialog Format Page Numbers
    Number Format diisi dengan “i , ii, iii, …”
    Start at diisi dengan “i”


6. Masih dalam Page Number, pilih Bottom of Page dan pilih jenis tampilan yang
    diinginkan




7. Ulangi langkah 1-6 pada halaman pendahuluan, kecuali untuk langkah ke-5 Number
    Format
diisi dengan “1, 2, 3, …” dan Start at diisi dengan “3”
8. Selesai.

------ Selamat Mencoba ------


Baca Selengkapnya >>>
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Inter VLAN

    Inter VLAN routing adalah membuat routing antar vlan supaya bisa saling berhubungan dengan menambahkan sebuah router.Tujuan membuat VLAN ini agar tidak terjadi bounce / flooding pada network yang menyebabkan network akan menurun.


    Berikut ini ada contoh soal penggunaan Inter VLAN,desain contoh topologi jaringannya bisa diunduh disini. Untuk melakukan konfigurasi menggunakan Inter VLAN, ikuti langkah-langkah berikut:
 
1.   Create vlan terlebih dahulu pada masing-masing Switch (S_A dan S_B) 
Switch>enable
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan 10 name dosen
VLAN 10 added:
Name: dosen
Switch(vlan)#vlan 20 name staff
VLAN 20 added:
Name: staff
Switch(vlan)#vlan 30 name mahasiswa
VLAN 30 added:
Name: mahasiswa
Switch(vlan)#exit

2.   Mapping vlan pada masing-masing Switch

     Switch S_A
Switch#configure terminal
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/2-8
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 10
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/9-14
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 20
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 20
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/15-20
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 30
Switch(config-if-range)#exit

     Switch S_B
Switch#configure terminal
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/2-6
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 10
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/7-11
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 20
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/12-17
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 30
Switch(config-if-range)#exit

3. Verifikasi vlan (mengecek vlan yang sudah dibuat) dengan menggunakan      perintah “#show vlan” pada masing-masing switch 

     Switch S_A


     Switch S_B



4.   Configurasi client dengan IP Address 
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface fastEthernet 0/0.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0.20
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
Router(config-subif)#ip address 192.168.20.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0.30
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 30
Router(config-subif)#ip address 192.168.30.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config)#interface fastEthernet 0/1.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip address 172.16.10.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/1.20
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
Router(config-subif)#ip address 172.16.20.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/1.30
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 30
Router(config-subif)#ip address 172.16.30.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastEthernet 0/1
Router(config-if)#no shutdown

5.   Cek konektivitas antar client berbeda vlan 

       Pada saat cek koneksi dengan menggunakan ping tiap masing-masing PC ke PC        lainnya maka akan gagal.

6.   Create trunking pada masing-masing Switch  
Switch(config)#interface fastEthernet 0/1
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit

7. Verifikasi trunking di switch dengan menggunakan perintah “show interface
     trunk”
 

8. Verifikasi interface alias di router dengan menggunakan perintah “show ip
     interface trunk”
 

9.   Cek konektivitas inter vlan (misalnya Dosen 1 dengan Mahasiswa 3)  


10. Cek rute pengiriman data (misalnya : tracert 192.168.10.2, tracer 172.16.30.3,
      dll)

   Untuk mengetahui konfigurasi lebih jelasnya bisa di download disini. Semoga bisa bermanfaat dan selamat mencoba !!!!!


Baca Selengkapnya >>>
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Daftar Tombol Pintas Desktop Ubuntu

Ketika kita menggunakan Ubuntu Desktop, kadang kita merasa bingung atau bahkan belum tahu perintah shortcut untuk melakukan aktivitas layaknya kita melakukan shortcut seperti halnya menggunakan sistem operasi windows.

Berikut ada beberapa perintah shortcut yang biasa digunakan untuk sistem operasi Ubuntu Desktop:

Shortcut Keterangan
ALT + F7 Move Window (menyeret/memindahkan jendela di bawah kursor)
ALT + F10 Minimize Window (memasukkan jendela di bawah kursor ke taskbar)
ALT + F4 Menutup Jendela
ALT + TAB Berpindah antar jendela yang sedang sedang di buka
Alt + F2 Run Command (Seperti Windows+R pada windows)
F1 Bantuan
F2 Ganti nama (rename)
F3 Bagi area jendela (untuk Nautilus)
F5 Refresh
F11 Full Screen View
CTRL + SHIFT +S Simpan sebagain ... ( Save As)
CTRL + F Mencari (Find / Search)
CTRL + S (di nautilus) Memilih berkas dengan pola (misal *.exe)
CTRL + L (di nautilus) Memunculkan/ mematikan address bar pada waktu membuka browser (Firefox, Google chrome, dll)
CTRL + H (di nautilus) Hide/unhide seluruh berkas (jika pada Windows harus atur Folder Option)
CTRL + SHIFT + N Membuat folder baru (New Folder)
CTRL + ALT + Arah Pindah desktop sesuai arah
CTRL + ALT + T Membuka Terminal
CTRL + SHIFT + T Membuka tab baru di terminal
ALT + n Pindah tab ke-n di terminal, nilai n=1,2,3,dst.
CTRL + SHIFT + W Menutup tab terminal yang sedang aktif
CTRL + C Menghentikan proses yang sedang berjalan di terminal misal waktu compile, $ make
CTRL + D Sama fungsinya dengan perintah $ exit (masih di terminal)
CTRL + ALT + D Minimiza All

Semoga bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya.
Thanks to Forum Ubuntu Indonesia, posted by : Malsasa


Baca Selengkapnya >>>
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Code Emotion Facebook

Setelah pembahasan sebelumnya tentang Facebook Font Color, sekarang saya ingin share tentang code-code yang biasa digunakan dalam chatting pada facebook agar terlihat gambar dan emotion yang menunjukkan ekspresi yang kita inginkan.



Baca Selengkapnya >>>
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Facebook Font Color

         Mungkin pembaca sudah bosan dengan tampilan tulisan yang biasa ketika chatting di facebook. Facebook color font merupakan sebuah cara terbaru untuk chatting dalam facebook agar terlihat lebih menarik dan terkesan lebih hidup dengan variasi warna yang ada.
        Berikut ini ada beberapa code huruf yang bisa digunakan ketika lagi chatting di facebook. Sebelumnya mohon maaf karena tidak bisa menampilkan gambar dari code berikut. Langsung saja copy codenya dan paste di chat / pesan facebook dengan rangkaian kata-kata yang ingin pembaca sampaikan kepada orang yang dituju.

    ALFABET     
  
CODE
A  [[295327000505245]]  
B  [[220318834713353]]  
C  [[144560332320347]]  
D  [[307797775927138]]  
E  [[324603680890957]]  
F  [[324603680890957]]  
G  [[258412604222012]]  
H  [[289456361100595]]  
I  [[348051601876152]]  
J  [[303266456385232]]  
K  [[340869882605657]]  
L  [[330554750305956]]  
M  [[329961400365132]]  
N  [[158558324248717]]  
O  [[347010495314863]]  
P  [[267188070003737]]  
Q  [[248037205261849]]  
R  [[294252217292321]]  
S  [[269636683095081]]  
T  [[276867469029912]]  
U  [[334919309870510]]  
V  [[331041810248882]]  
W  [[206218662800583]]  
X  [[244960698906593]]  
Y  [[120548588062562]]  
Z  [[336009086426836]]  



          Semoga tutorial ini bisa membantu dan bermanfaat untuk pembaca semuanya.

Baca Selengkapnya >>>
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Loading System pada C++

Bahasa C++ mempunyai banyak variasi dan salah satu bahasa pemrograman dasar untuk bahasa pemrograman berorientasi object, berbasis GUI,dll. Nah, sekarang saya ingin share sedikit tutorial tentang loading system pada C++ dengan time yang bisa kita tentukan sendiri.

Langsung saja copy paste script berikut

1. Loading System Simbol Love

#include <stdio.h>
#include <time.h>

void wait ( int seconds )
{
clock_t endwait;
endwait = clock () + seconds * CLOCKS_PER_SEC ;
while (clock() < endwait) {}
}

int main ()
{
int n;
printf ("\t\tLoading System...\n\a\a\a");wait (2);

printf ("\n\n",n);
printf ("\t\t * \a",n);wait (1);printf (" * * \a",n);wait (1);printf (" * *\a\n",n);wait (1);
printf ("\t\t * \a",n);wait (1);printf (" * * * \a",n);wait (1);printf (" * *\a\n",n);wait (1);
printf ("\t\t * \a",n);wait (1);printf (" * * \a",n);wait (1);printf (" * *\a\n",n);wait (1);
printf ("\t\t * \a",n);wait (1);printf (" * \a",n);wait (1);printf (" ****\a\n\n\n",n);wait (1);


return 0;
}

hasilnya seperti berikut


2. Loading System dengan Sebuah Nama

#include <stdio.h>
#include <time.h>

void wait ( int seconds )
{
clock_t endwait;
endwait = clock () + seconds * CLOCKS_PER_SEC ;
while (clock() < endwait) {}
}

int main ()
{
int n;
printf ("loading System...\n");


printf ("\n\n ",n);wait (1);
printf (" ",n);wait (1);
printf (" ",n);wait (1);
printf (" ",n);wait (1);
printf ("L\a",n);wait (1);
printf ("O\a",n);wait (1);
printf ("A\a",n);wait (1);
printf ("D\a",n);wait (1);
printf ("I\a",n);wait (1);
printf ("N\a",n);wait (1);
printf ("G\a",n);wait (1);
printf (".\a",n);wait (1);
printf (".\a",n);wait (1);
printf (".\a",n);wait (1);
printf (".\a\n\n\n",n);wait (2);


printf("***********************************************************\a\n");wait (1);
printf("***********************************************************\a\n");wait (1);
printf("** **\a\n");wait (1);
printf("** jjjjjjjj aaaaaaa ccccccc k k aaaaaaa **\a\n");wait (1);
printf("** j a a c k k a a **\a\n");wait (1);
printf("** j a a c k k a a **\a\n");wait (1);
printf("** j a a c kk a a **\a\n");wait (1);
printf("** j aaaaaaaaa c kk aaaaaaaaa **\a\n");wait (1);
printf("** j a a c k k a a **\a\n");wait (1);
printf("** j j a a c k k a a **\a\n");wait (1);
printf("** jjjjj a a ccccccc k k a a **\a\n");wait (1);
printf("** **\a\n");wait (1);
printf("** **\a\n");wait (1);
printf("***********************************************************\a\n");wait (1);
printf("***********************************************************\a\n\n\n\n\n\n\a\a");wait (1);


return 0;
}

Hasilnya seperti berikut



Ini merupakan beberapa sample, untuk kreativitasnya bisa pembaca kembangkan sendiri. Selamat mencoba !!!


Baca Selengkapnya >>>
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS